PESANTREN ATAU SEKOLAH UMUM?
5 Perbedaan Pendidikan Pesantren dengan Sekolah Umum, Sudah Tahu?
islamindonesia.idPastinya kalian sudah tidak asing lagi kan dengan istilah pesantren? Ya, pesantren adalah lembaga pendidikan yang lebih menitikberatkan kepada pendidikan agama. Maka dari itu, kebanyakan orangtua ingin memasukkan anaknya ke pesantren. Para orangtua berharap anaknya akan menjadi orang baik jika dimasukkan ke pesantren.
Walaupun pesantren merupakan lembaga pendidikan, tapi tetap saja berbeda dengan sekolah pada umumnya. Tidak hanya tentang pengajaran agama saja, pesantren juga memiliki beberapa perbedaan dengan sekolah umum. Lalu apa sajakah perbedaannya? Berikut adalah perbedaan antara pesantren dengan sekolah umum.
1. Kurikulum berbeda
Perbedaan mendasar antara pesantren dengan sekolah umum terletak pada kurikulum pendidikannya. Sekolah umum menggunakan kurikulum dari pemerintah. Sedangkan untuk pesantren selain menggunakan kurikulum dari pemerintah, pesantren juga menggunakan kurikulum sendiri yang lebih berfokus kepada pendidikan agama. Malahan untuk pesantren tradisional tidak menggunakan kurikulum seperti sekolah umum.
2. Kegiatan belajar pesantren lebih padat dibandingkan sekolah umum
Kegiatan belajar pesantren lebih padat dibandingkan sekolah umum. Kegiatan belajar pesantren bisa berlangsung sehari semalam. Berbeda dengan sekolah umum yang hanya berlangsung dari pagi hingga sore saja. Selain itu santri juga akan diawasi selama 24 jam. Hal ini membuat para orangtua santri tidak khawatir lagi karena anak-anaknya akan berada dalam pengawasan yang baik.
3. Santri ditanamkan pendidikan akhlak lebih dalam
Baik sekolah umum atau pesantren akan mengajarkan muridnya tentang pendidikan akhlak. Tapi yang membedakan di sini ialah pesantren tidak hanya mengajarkan santri akhlak sesuai norma kesopanan saja. Para santri juga diajarkan akhlak yang sesuai dengan pedoman Islam. Lalu penanaman akhlak ini diaplikasikan oleh santri pada kehidupan sehari-harinya.
4. Santri tinggal di asrama
Siswa sekolah umum pastinya akan tinggal di rumahnya masing-masing. Tetapi berbeda dengan santri di pesantren. Para santri akan tinggal di asmara yang sudah disediakan oleh pihak pesantren. Kalaupun ingin pulang, santri akan dibolehkan pulang di waktu-waktu tertentu saja. Misalnya saja saat liburan semester.
5. Santri diajarkan untuk memiliki sifat mandiri dan disiplin
Seperti yang sudah disebutkan di atas, santri akan tinggal di asrama. Tentunya mereka akan jauh dari orangtua. Dengan begitu para santri dituntut agar selalu mandiri dan disiplin. Berbeda dengan siswa sekolah umum yang memiliki sifat mandiri dan disiplin yang tidak setinggi santri pesantren.
Kalau bunda bingung antara sekolah umum dan pesantren sekarang pesantren khairunnas punya paket lengkap. UMUM ada Nyantri Lengkap cek aja ya di https://pesantrenkhairunnas.sch.id





Komentar
Posting Komentar